Jumat, 18 Oktober 2013

Sudoku App from Hello Andoid

Siapa yang ga tau permainan Sudoku? Hayoo yang ga tau pasti logikanya ga pernah di asah yaa =D *canda deeh :p*. Tapi emang Sudoku ini salah satu permainan untuk mengasah logika loh... Siapa yang bisa menyelesaikan permainan Sudoku pada level hard dengan waktu cepat udah pasti otaknya encer banget tuh!

Jadi cara permainannya yaitu dengan mengisikan angka-angka dari 1 sampai 9 ke dalam jaring-jaring 9x9 yang terdiri dari 9 kotak 3x3 tanpa ada angka yang berulang di satu baris, kolom atau kotak.

Berhubung ada tugas kuliah untuk bikin game Sudoku ini pada platform android, jadi tampilan game Sudoku di bawah ini adalah hasil uji coba implementasi coding yang ada di buku Hello Android =)

Run app on: Galaxy Tab2 10.0"

Tampilan icon.. ga nyambung sih gambar icon-nya -__- *yang penting happy :p*

Tampilan menu awal..

Menu Settings..

Menu About.. *wkwkw narsis dikit :p*

Menu New Game..
 

Ini tampilannya kalo uda solved..

Dan ini tampilannya kalo lagi landscape..







Terimakasih =) semoga berkenan =)







Minggu, 22 September 2013

Floating Touch, The Magic Touch


Sudah tahu kah Anda tentang Floating Touch? Floating Touch merupakan penemuan inovatif yang menggabungkan teknologi capacitive touchscreen yang saat ini banyak digunakan pada smartphone. Dengan penemuan teknologi terbaru Floating Touch ini, pemilik ponsel dapat melakukan navigasi pada layar ponsel dengan cara yang unik. Pengguna tak perlu menyentuh untuk mengaktifkan aplikasi atau fitur, melainkan cukup dengan mendekatkan jari sekitar 20 mm di atas layar lalu mengarahkannya pada ikon aplikasi atau fitur yang dimaksud.



Dalam sebuah layar capacitive touchscreen, tentunya dibutuhkan konduktivitas. Terdapat dua jenis display berbeda jika diklasifikasikan berdasarkan kekuatan sinyal yang diterima. Pertama adalah display kapasitansi diri dengan sinyal kuat. Layar jenis ini dapat mendeteksi jari Anda dari jarak 0.79 inci. Namun, teknologi layar capacitive touchscreen jenis ini tidak mendukung multi touch. Jenis layar kedua adalah layar multi kapasitif yang mendukung multi touch. Namun, karena harus membagi sinyal yang diterima, maka kekuatan sinyal masing-masing jari akan berkurang. Akibatnya, Anda tidak bisa ‘melayangkan’ jari Anda di atas layar touchscreen.


Teknologi Floating Touch menggabungkan kedua kemampuan layar capacitive touchscreen tersebut dengan cara meningkatkan sensor sentuh kapasitif dan menurunkan batas threshold sentuhan, maka akan sangat memungkinkan untuk membedakan antara Floating Touch dengan sentuhan normal.


Keunggulan lain dari Floating Touch yang saya sukai adalah pengguna tetap dapat menggunakan smartphone tanpa harus melepas sarung tangan. Sehingga sangat memudahkan kita dalam mengakses smartphone ketika kita dalam perjalanan atau saat tidak memungkinkan untuk melepaskan sarung tangan terlebih dahulu.


Smartphone yang memiliki keunggulan Floating Touch diantaranya adalah Sony Xperia Sola dan Samsung Galaxy S4. Pada ponsel Sony Xperia Sola, teknologi Floating Touch ini hanya dapat digunakan pada halaman awal, browser, dan live wallpaper saja. Sedangkan pada ponsel Samsung Galaxy S4, Floating Touch ini dapat dimanfaatkan lebih maksimal.


Sumber:
http://maxiandroid.blogspot.com/2012/04/touch-screen-android.html

Minggu, 15 September 2013

Let’s Run With ‘Despicable Me: Minion Rush’



Berawal dari kesuksesan film animasi Despicable Me yang dirilis pada tahun 2010 lalu dengan total keuntungan sebesar $542 juta tersebut, kini krakter Minion yang lucu ini hadir dalam bentuk game. Game bertema ‘endless runner’ besutan Gameloft yang dirilis pada tanggal 13 Juni 2013 ini telah di download lebih dari 100 juta kali dan berhasil masuk dalam jajaran ‘top 10 best android games 2013’. Despicable Me: Minion Rush dapat kita download secara gratis pada platform iOS generasi 5.0 ke atas dan Android 2.3 ke atas. Versi terbaru dari game ini adalah versi 1.2.0 yang dirilis pada tanggal 10 September kemarin. Game ini sedang ramai-ramainya diperbincangkan oleh para peminat game mobile. Terbukti dari rating game yang sampai saat ini mencapai angka 4.6 dari 5 pada Google Play.
Despicable Me: Minion Rush mengambil tokoh utama para Minions yang merupakan makhluk unik berwarna kuning yang memiliki beberapa karakter dan merupakan anak buah dari Gru. Gru sendiri adalah penjahat super yang berubah menjadi sosok baik hati. Minion adalah karakter dengan bentuk seperti biji kacang berwarna kuning, dengan tambahan mata, mulut, tangan, kaki, serta pakaian. Agak sulit membedakan bentuk antara Minion satu dengan yang lain, kecuali jika mereka menggunakan kostum yang berbeda.

Permainan dari Despicable Me: Minion Rush ini mirip dengan game ‘runner’ lainnya seperti Subway Surfer atau Temple Run dimana kita akan bermain sebagai Minion yang tentu saja terus berlari. Game ini bukan game yang rumit dan berat dimana para pemain akan mendapatkan jajaran pisang yang tersebar di sepanjang jalanan kota dan Gru’s lab yang harus dikumpulkan untuk bisa mendapatkan poin sebanyak-banyaknya. Tersedia banyak rintangan saat mengumpulkan pisang-pisang tersebut seperti kendaraan yang lalulalang, tikungan tajam, gergaji mesin, kawat listrik, dan masih banyak lagi rintangan yang siap menghalangi Minion untuk mengumpulkan pisang-pisang tersebut. Kita juga bisa memanfaatkan kuda poni dan juga roket untuk mengumpulkan banyak pisang. Tingkat kesulitan yang bervariasi mebuat Despicable Me: Minion Rush menjadi game yang sangat menantang. Kita tidak bisa menebak rintangan apa yang selanjutnya akan muncul arena bentuk lintasan selalu berubah setiap kali kita mulai bermain.

Saat berlari di lintasan normal, terdapat 3 jenis lintasan yaitu kiri, tengah dan kanan. Kita bisa memindahkan Minion dari satu jalur ke jalur lain dengan swipe (mengusap) ke samping di layar sentuh, lompat ketika ada rintangan dengan swipe ke atas dan rolling dengan swipe ke bawah untuk menghindari rintangan yang tidak dapat dijangkau dengan cara berpindah lintasan atau melompat. Pada saat melewati lintasan tertentu, Minion hanya bisa dikendalikan dengan cara tilt (memiringkan) perangkat yang digunakan. Untuk penjelasan kontrol lebih lanjut, aka nada tutorial singkat saat awal bermain sehingga tidak perlu khawatir apabila kita masih baru dalam memainkan game ini. Terdapat babak bonus setiap kali kita mencapai target tertentu. Dalam babak bonus itu kita harus mengalahkan boss (Meena dan Vector), jika kita gagal dalam babak bonus maka permainan akan berakhir. Namun, kita masih bisa menggunakan token apabila ingin kembali ke dalam permainan.



Despicable Me: Minion Rush memiliki 2 Boss Fighting yakni Meena dan Vector, walaupun hanya 2 namun cukup membuat pemain merasa tertantang. Power-ups yang disediakan game ini juga sangat beragam, yang terdiri dari Freeze Ray, Banana Vacuum, Banana Splitter, Minion Shield, Minion Launcher, Gru’s Rocket, Fluffy Unicorn!, dan juga Mega Minion. Despicable Me: Minion Rush menggunakan 2 mata uang, yaitu pisang dan token. Pisang digunakan untuk upgrade power-ups dan membeli beberapa kostum Minion, sedangkan token digunakan untuk revive (melanjutkan game setelah game over) maupun untuk membeli kostum khusus. Kita bisa mengumpulkan pisang dengan mudah namun akan sulit menemukan sebuah token dalam sekali bermain.

Menghubungkan Despicable Me: Minion Rush dengan akun Facebook akan memberikan Minion bonus berupa 50 token. Dikarenakan game ini dapat dihubungkan dengan akun Facebook, maka kita dapat bersaing skor dan bisa mengirimkan challenge kepada teman yang sudah mengintegrasikan akun Facebook-nya dengan game ini. Despicable Me: Minion Rush menggunakan istilah multiplier (kali) untuk level karakter, semakin besar multiplier yang dimiliki Minion maka semakin banyak skor yang bisa didapatkan. Multiplier bisa ditingkatkan dengan cara menyelesaikan misi-misi yang terdapat pada game ini. Jumlah misi yang terdapat pada game ini lebih banyak dan lebih menantang dari pada salah satu kompetitornya, Subway Surfer. Pada saat kita berhasil menyelesaikan suatu misi, kita akan membuat rekor tersendiri yang nantinya dapat kita pecahkan dari mulai total jumlah pisang yang didapat, skor total, serta jarak tempuh. Selain memiliki misi yang harus diselesaikan guna meningkatkan multiplier Minion, Despicable Me: Minion Rush juga memiliki misi migguan atau yang disebut dengan ‘weekly contest’ yang diikuti oleh semua pemain di seluruh dunia yang telah terintegrasi dengan akun Facebook. Peringkat 1000 teratas dalam pencapaian misi terbanyak akan mendapat token dalam jumlah tertentu, selain itu, pemenang yang dapat mempertahankan posisinya pada misi minggu-minggu selanjutnya selama 1 tahun akan mendapatkan ‘Minion of the Year Prize’.



Walaupun terdapat game dengan genre yang sama, namun game ini memiliki kelebihan pada penyajian grafis yang menarik dan interaktif, serta sudut pandang dan skema kontrol baru yang menjadi nilai tambah game ini. Despicable Me: Minion Rush menggunakan 2 sudut pandang, yaitu 3D seperti saat kita bermain Temple Run dan sudut pandang 2,5D seperti pada Pitfall. Selain itu, angle pengambilan gambar game ini tidak terbatas pada pandangan dari belakang namun berubah-ubah sehingga akan memberikan efek psikologis pada pemain karena harus berpikir cepat ketika angle berubah agar tetap dapat mengontrol posisi lari dari Minion. Selain bermain dengan sudut pandang yang berbeda, Despicable Me: Minion Rush juga mengoptimalkan kontrol gerak menggunakan accelerometer. Selain kontrol swipe, terdapat pula tilt kontrol, tilt ini hanya digunakan pada kondisi-kondisi khusus saja seperti saat minion berubah menjadi raksasa, menunggang kuda poni, berseluncur, dan saat mengendarai roket.

Dengan segala petualangan yang sangat mengasyikkan, tentunya game ini tidak terlepas dari kekurangan yang ada terlebih lagi game ini termasuk game yang baru diluncurkan ditambah game berdesain 3D, dimana terkadang terdapat pergerakan yang agak ‘patah-patah’ bahkan saat kita memainkannya pada device yang handal sekalipun. Juga ditemukan kasus adanya ‘kematian’ gerakan sesaat ketik kontrol swipe tidak bergerak tepat pada waktunya.



Permainan dari Despicable Me: Minion Rush agak mirip dengan Subway Surfer, tetapi banyak fitur berbeda serta kelucuan dari pada Minion yang terkadang berperilaku menggemaskan dengan gaya bicaranya yang aneh. Selain itu, Minion juga seringkali menunjukkan ekspresi lucu yang tidak terduga.

Gameplay yang seru, tingkat kesulitan yang variatif, Power-ups dengan fungsi yang menarik, fitur free token, jalan cerita yang lucu dan tidak terduga, tidak money oriented, lintasan yang tidak membosankan, suara lucu pada Minion saat berlari, kecepatan berlari meningkat sesuai dengan jarak yag telah ditempuh, permainan sudut pandang, penggunaan 3D, serta penggunaan accelerometer yang beragam, maka tidak mengherankan jika Despicable Me: Minion Rush ini masuk dalam ‘Top 10 best android game 2013’ yang juga harus anda coba.


Tertarik untuk memainkannya? Silahkan download Despicable Me: Minion Rush Google Play J



Sumber:

Sabtu, 15 Juni 2013

Rangkuman Artificial Intellegent

Artificial Intellegent


Buat temen-temen yang lagi belajar AI ato yang lagi cari ringkasan materi AI, nih saya ada ringkasannya dari slide-slide kuliah ;). Mayaan lah enak buat yang mau UAS =D monggo langsung didownload azaa..